Berita  

Buka Orientasi RKPD dan RENJA 2027, Aliyah Mustika Ilham Dorong Sinkronisasi Program Pembangunan Makassar

Penakaminews.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar dan Rencana Kerja (RENJA) Perangkat Daerah Tahun 2027, yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Selasa (6/1/2025), di Hotel Aston Makassar, yang dihadiri oleh seluruh jajaran OPD lingkup Pemkot Makassar dan camat se Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah merupakan proses strategis dan sistematis untuk menentukan arah, tujuan, serta langkah pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.

Menurutnya, perencanaan yang berkualitas menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat daya saing daerah.

“Perencanaan pembangunan daerah harus dilaksanakan secara tematik, holistik, integratif, dan spasial, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ini menjadi fondasi penting agar pembangunan tepat sasaran, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Aliyah Mustika Ilham juga mengingatkan bahwa penyusunan RKPD dan RENJA Perangkat Daerah Tahun 2027 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

RKPD, lanjutnya, memiliki posisi strategis karena memuat arah kebijakan ekonomi daerah, prioritas pembangunan, serta rencana kerja dan pendanaan untuk satu tahun anggaran.

Lebih jauh, Wakil Wali Kota Makassar menjelaskan bahwa kegiatan orientasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi di awal tahun perencanaan, sekaligus memberikan pemahaman teknis dan strategis kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tahapan, mekanisme, serta arah kebijakan penyusunan RKPD dan RENJA agar selaras dengan RPJMD dan Renstra masing-masing perangkat daerah.

“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus mulai merumuskan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada Tahun 2027, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, keselarasan program, serta pencapaian indikator pembangunan daerah dan visi jangka panjang Kota Makassar,” tegasnya.

Ketua FKPPI Sulsel ini juga mengingatkan pentingnya pengendalian dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan program pembangunan Tahun 2026 sebagai bahan perbaikan dalam perencanaan ke depan.

Ia mengimbau para camat untuk melaksanakan Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, serta meminta seluruh perangkat daerah teknis untuk berpartisipasi aktif dalam proses tersebut.

Menutup sambutannya, Aliyah Mustika Ilham secara resmi membuka kegiatan Orientasi Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah RKPD Kota Makassar dan RENJA Perangkat Daerah Tahun 2027, dengan harapan kegiatan ini mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *