Berita  

Melinda Aksa Dorong Optimalisasi Posyandu melalui Penguatan Peran Para Kader Posyandu

Penakaminews, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, menegaskan pentingnya revitalisasi peran Posyandu untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan Melinda saat membawakan materi dalam acara “Pertemuan Penggerakan Posyandu Aktif Kota Makassar Tahun 2025” di Tribun Lapangan Karebosi, Rabu (10/12/25).

Kegiatan ini menghadirkan para pengurus kecamatan, serta perwakilan kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.

Dalam pemaparannya, Melinda menegaskan bahwa Posyandu tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga pilar penting dalam mewujudkan keluarga sehat, mandiri, dan tangguh.

Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat agar Posyandu tetap relevan dan mampu menjawab tantangan kesehatan masa kini, termasuk stunting, gizi keluarga, dan kesehatan ibu hamil.

Menurutnya, keberhasilan Posyandu sangat dipengaruhi oleh ketelatenan kader serta dukungan masyarakat dan pemerintah. “Kader adalah ujung tombak. Kita kuat bukan karena jumlah besar, tetapi karena komitmen dan kebersamaan,” ujar Melinda di hadapan para peserta.

Ia juga menyoroti bahwa stunting bukan hanya masalah pertumbuhan fisik, tetapi ancaman serius yang dapat menurunkan produktivitas ekonomi hingga 11% PDB dan melanggengkan kemiskinan.

Lebih jauh, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman Lomba Posyandu yang diikuti oleh 34 posyandu di Kota Makassar.

Dalam sesi tersebut, Melinda turut menekankan pentingnya Lomba Posyandu sebagai ajang untuk mengidentifikasi inovasi-inovasi terbaik yang telah dijalankan di berbagai kelurahan.

Ia menyampaikan bahwa melalui lomba ini, program Posyandu yang efektif dan berdampak dapat direplikasi di wilayah lain sehingga peningkatan layanan dapat berlangsung lebih merata. Lomba ini juga menjadi momentum untuk mengukur kesiapan Posyandu dalam menghadapi tantangan kesehatan keluarga yang terus berkembang.

Tak hanya itu, salah satu Posyandu perwakilan Makassar berhasil meraih peringkat ke-2 di tingkat nasional mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

Pertemuan ini juga menjadi momentum konsolidasi bagi kader untuk memperkuat jaringan kolaborasi, baik antar-Posyandu maupun dengan PKK di semua tingkatan.

Seluruh peserta diharapkan mampu meneruskan materi dan semangat yang diperoleh ke wilayah masing-masing, sehingga penggerakan Posyandu aktif dapat berjalan merata di seluruh Kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *